Buku yang sampai di tangan pembaca, telah melalui proses yang melelahkan. Simplenya sih, mulai dari penulis, kemudian penerbit, percetakan, distributor buku, toko buku, dan akhirnya pembaca.

Penulis juga ada dua tipe. Ada yg mengerjakan naskah pesanan dan ada pula yang mengirimkan naskah ke penerbit secara insiatif. Tipe pertama biasanya mengerjakan tema dari penerbit. Lalu penulis, mengembangkannya lewat outline yang kemudian akan dikirimkan ke penerbit untuk dimintakan persetujuannya. Kalo penerbit setuju, ya lanjut. Kalo gak, ya ganti outlinenya. Penerbit jg punya deadline sendiri. Ati2 Kalo kelamaan bikin outline, tar temanya bisa dioper ke penulis lain.

Tipe kedua, penulis punya naskah jadi atau baru outline, lalu mengirimkannya ke penerbit. Nah, ada penerbit yang hanya nerima naskah sudah lengkap, ada juga penerbit yang mau nerima yang baru outline. Cek dulu karakter penerbitnya.

Masuk ke lingkup penerbit. Setelah naskah diterima ke meja redaksi, para redaktur atau ada yg pake istilah editor akuisisi mulai rapat menentukan layak tidaknya suatu naskah diterbitkan. Jika ya, mereka akan kontak kamu.

Keputusan layak tidaknya, tergantung penerbitnya. Ada yang cukup dua minggu. Ada yang sampe tiga bulan.

Naskah yang layak terbit kemudian akan diproses. Dimulai dari dipilihnya editor yang akan menyunting, kemudian masuk proses editing agar enak dibaca. Penentuan ukuran buku, Setelah proses editing, masuklah pada proses tata letak, yang dikerjakan oleh layouter/setter. Sementara naskah dilayout, editor yang mengawal naskah tadi akan mendiskusikan rencana cover naskah tersebut bersama desainer cover.

Naskah selesai dilayout. Habis itu apa? Diproof dulu, Tuipz. Maksudnya hasil layoutan tadi dicek lagi oleh editor (yang mengedit) atau proof reader (tim lain).

Sumber: http://0.tqn.com/
Sumber: http://0.tqn.com/

Prosesnya bisa bolak-balik kalo memang belum sesuai dengan yang diharapkan oleh Tim. Biasanya pemimpin redaksi juga ikut nimbrung dalam rapat. SBPenerbit Dalam rapat (atau bisa juga via email) harus melibatkan tim marketing (distributor) yang biasanya paham apa yang diinginkan pembaca karena berada langsung di lapangan.

Setelah oke semua, biasanya pendaftaran ISBN dan langsung kirim ke percetakan.

Sumber: http://www.grafsalas.com/
Sumber: http://www.grafsalas.com/

 

Proses di percetakan, jika tidak ada antrean, memakan waktu sekitar 1-2 minggu. Cetak isi, cetak cover, finishing, jilid, dan wrapping plastik dikerjakan di percetakan. Setelah selesai, buku itu akan dikirimkan ke distributor buku, selaku pihak penghubung antara penerbit dan toko buku. Distributor bukulah yang mendistribusikan ke seluruh toko buku yang menjadi area penyebarannya atau  dengan kata lain toko-toko yang sudah bekerja sama.

Biasanya nama distributor juga ada di sebelah logo penerbit. Dan akhirnya, buku didisplay di rak-rak sesuai kategorinya.

Sumber: http://www.nps.gov
Sumber: http://www.nps.gov
Iklan